1. Prospek harus memberikan ijin. Jika tidak, anda tidak boleh melakukan
penawaran.
2. Permission itu selfish (egois). Prospek anda akan memberi ijin pada anda hanya jika mereka melihat dengan jelas bahwa ada keuntungan dalam penawaran anda.
3. Permission dapat ditarik kembali. Prospek anda boleh menarik ijin mereka
kapanpun mereka mau. Tapi, jika interaksi anda dengan mereka bagus, anda tidak akan kehilangan ijin mereka.
4. Permission tidak dapat ditransfer. Jika Tuan A tidak mau menerima email anda
sedang Ny A mau, anda tidak bisa menukar keinginan itu bukan. Begitu juga
dengan permission marketing. Hanya orang yang mau anda kirimi email saja yang bisa anda kirimi email.
Semakin anda menyadari bahwa permission marketing sangat berarti untuk bisnis anda, anda harus menerapkannya segera. Mudah saja...
1. Kembangkan program permission marketing untuk perusahaan anda. Mulailah
dengan interuption marketing terlebih dahulu. Ini berfungsi untuk menjamin ijin
pengunjung anda. Artinya, biarkan mereka tahu keberadaan situs web anda lebih
dulu, baru setelah mereka bersedia anda beri penawaran, lakukan langkah permission marketing selanjutnya seperti pengiriman email..
2. Untuk memperbesar peluang pembelian, buatlah daftar tertulis langkah-langkah apa yang harus anda ambil kemudian.
3. Contoh permission marketing adalah dengan menawarkan bonus tertentu. seperti di homepage FormulaBisnis.com, anda bisa dapatkan Special Report saya hanya jika anda bersedia memasukkan data nama dan email anda.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar